Senin, 15 Mei 2017, 05:03 WITA | 72 Views

MALAM TAARUF : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie kala melantik 64 Dewan Hakim MTQ ke-2 Tingkat Provinsi Kaltara di GOR Sei Sembilang, Nunukan, Sabtu (13/5) malam.

NUNUKAN – Masih berkaitan dengan pelaksanaan MTQ ke-2 tingkat provinsi Kaltara, Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menekankan pentingnya pengamalan isi Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Utamanya, soal kewajiban umat Islam untuk menjaga kebersamaan dan tali silaturahmi dengan sesama umat Islam maupun umat lainnya.

Demikian disampaikan Irianto saat membuka rangkaian pelaksanaan MTQ ke-2 Tingkat Provinsi Kaltara yang digelar Nunukan sejak Sabtu (13/05) malam lalu.

Diawali dengan taaruf sekaligus melantik para dewan hakim MTQ, kemudian dilanjutkan pawai taaruf, MTQ ke-2 dibuka secara resmi oleh gubernur malam tadi di Islamic Center Nunukan.

Rangkaian acara pembukaan MTQ turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, H Udin Hianggio, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara Marten Sablon, Wakil Bupati (Wabup) Nunukan Faridil Murad, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Kaltara dan Kabupaten Nunukan itu.“Kegiatan MTQ ini juga untuk menegaskan semangat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di antara kita, utamanya umat muslim,” urai Irianto dalam sambutannya.

Dikatakan Irianto, adalah sebuah ancaman serius bagi umat Islam juga umat manusia pada umumnya, jika tak menjaga tali silaturahmi. Pasalnya, bila silaturahmi rusak, akibatnya adalah perpecahan yang berujung pada rusaknya tatanan kehidupan manusia secara menyeluruh. “Silaturahmi ini adalah kekuatan terakhir umat manusia, untuk menjaga dunia dari perpecahan dan berbagai tantangan kehidupan kedepan,” jelas Irianto.

Terkait pengamalan isi Alquran, Irianto menyebutkan, sedianya negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam patut menerapkan anjuran yang tertuang didalamnya di kehidupan sehari-hari di berbagai sendi kehidupan. “Alquran memiliki penjelasan yang terperinci mengenai berbagai hal. Prinsip-prinsip didalamnya sangat baik, dan menuntun manusia untuk selamat dunia dan akhirat. Jangan sampai, hanya bisa dilantunkan, didengarkan tapi tak bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Irianto. (humas)

Berita Terkait
kaltaraprov
Copyright © 2017 Website Resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Top
×